Ketika anak mendapat kesempatan ikut study tour ke luar negeri, persiapan yang matang dari orang tua sangat menentukan kelancaran trip. Berikut checklist yang komprehensif.
Dokumen Wajib
- Paspor aktif (minimal 6 bulan sebelum expired)
- Fotokopi paspor 2 lembar (simpan terpisah dari paspor asli)
- Visa (jika diperlukan untuk negara tujuan)
- Surat izin orang tua/wali (biasanya disediakan operator)
- Kartu asuransi perjalanan
- Kartu identitas sekolah
- Emergency contact card (ditulis dan dimasukkan dompet)
- Fotokopi akta kelahiran (untuk beberapa negara)
Kesehatan
- Obat-obatan rutin (jika ada) dalam kemasan asli
- Surat keterangan dokter (untuk kondisi khusus)
- Obat flu, sakit kepala, diare, plester, antiseptik
- Hand sanitizer dan masker
- Sunscreen (terutama untuk negara 4 musim di musim panas)
Pakaian & Perlengkapan
- Pakaian sesuai cuaca (cek prakiraan cuaca negara tujuan)
- Seragam/dresscode sesuai arahan sekolah
- Sepatu yang nyaman untuk berjalan seharian
- Jaket ringan (AC di dalam ruangan bisa dingin)
- Payung lipat
- Adapter charger universal
- Power bank
Keuangan
- Uang saku dalam mata uang lokal (secukupnya)
- Kartu debit/prepaid untuk anak yang lebih besar (opsional)
- Catatan budget harian yang disepakati
Informasi untuk Pendamping
Berikan informasi berikut secara tertulis kepada guru pendamping atau tour leader:
- Riwayat alergi (makanan, obat, bahan kimia)
- Kondisi medis khusus (asma, epilepsi, dll)
- Pantangan makanan (agama, kesehatan)
- Nomor HP orang tua/wali yang bisa dihubungi 24 jam
- Nomor HP kerabat alternatif
Simpan salinan digital semua dokumen di email atau cloud storage yang bisa diakses kapan saja. Ini akan sangat membantu jika dokumen fisik hilang selama perjalanan.
